5 Tips Bayi Sehat Dalam Menjaga Kesehatan Pencernaan Bayi Usia 1-3 Tahun (Batita)

107 views

82363-680x340shutterstock118577443jpg

Perkembangan fisik, otak, dan organ tubuh seorang batita yang berada pada periode golden age masih dipengaruhi oleh setiap asupan nutrisi yang masuk dalam tubuhnya, termasuk susu. Salah satu tips bayi sehat yang harus Anda terapkan adalah memperhatikan susu yang dikonsumsinya. Sayangnya, tidak semua anak menyukai ASI maupun susu formula yang baik untuk pencernaannya. Nah, berikut ini 5 tips menjaga pencernaan batita yang tidak suka susu.

  1. Memperhatikan Posisi Pemberian ASI

Pada bayi di bawah usia 1 tahun, Anda mungkin pernah mendapatinya memuntahkan sedikit ASI yang telah masuk ke dalam mulutnya. Anda tidak perlu khawatir, kondisi ini bukan pertanda anak tidak suka susu, melainkan gumoh. Gumoh merupakan efek dari udara yang ikut tertelan saat mereka mengonsumsi ASI.

Selain itu, sistem pencernaan awal (mulut dan laring) serta lambung mereka memang masih belum sempurna sehingga tanpa sengaja, udara ikut tertelan dan mendorong terbentuknya gelembung udara dalam lambung. Untuk mengatasinya, ubah posisi pemberian ASI. Jika semula berbaring, buat vertikal seperti berdiri atau duduk dalam gendongan.

  1. Melatih Mengunyah Makanan dengan Sempurna

Meski makanan bayi di bawah 2 tahun cenderung memiliki tekstur lembut, Anda tetap perlu membiasakan atau melatih bayi Anda untuk mengunyah makanan dengan sempurna, terutama saat Anda memberinya biskuit. Saat memasuki usia 3 tahun dan Anda sudah mengenalkan nasi pada mereka, maka cara ini efektif untuk diterapkan agar kinerja sistem pencernaan tidak terlalu berat.

  1. Memvariasikan Produk Susu

Untuk bayi usia 3 tahun dan sudah tidak meminum ASI, beri susu formula dengan varian rasa buah atau coklat yang menjadi kesukaannya. Jika pemberian susu formula ini justru membuat pencernaannya terganggu, segera periksakan ke dokter karena adanya kemungkinan alergi susu sapi.

Sehingga Anda bisa cepat tanggp untuk menggantinya dengan susu soya. Anda juga bisa memberi asupan nutrisi yang membantu menjaga sistem pencernannya seperti keju, yoghurt, biskuit susu, dan produk turunan susu lainnya.

  1. Menjaga Kebersihan Rumah

Selain susu, kesehatan pencernaan juga dipengaruhi oleh setiap asupan makanan yang masuk ke dalam perutnya. Pastikan kebersihan rumah agar tidak ada kuman (virus dan bakteri) yang akan mengontaminasi makanan dan minuman yang menjadi asupan batita Anda. Selain itu, ajarkan untuk cuci tangan sebelum dan sesudah makan serta 3 waktu penting lainnya untuk mencegah pencernaannya terganggu.

  1. Melakukan Aktivitas Sehat

Ajak batita Anda untuk berolahraga ringan dengan cara jalan santai, berenang, lompat tali, atau naik sepeda. Untuk cara termudahnya, Anda bisa membawanya jalan-jalan ke alun-alun pada sore hari sekaligus memberinya susu.

Selain olahraga, beri makanan berserat seperti gndum, beras merah, dan lainnya untuk menjaga pencernaan dan mencegah diabetes. Batasi asupan makanannya karena banyak makan justru membuat sistem pencernaannya terganggu.

Jika Anda mengikuti kelima tips menjaga kesehatan sistem pencernaan pada bayi usia 1-3 tahun tersebut, maka secara tidak langsung Anda telah menerapkan salah satu tips bayi sehat. Perhatikan setiap nutrisi yang menjadi asupan pokoknya serta efek yng ditimbulkannya. Dengan begitu, tumbuh kembang anak akan berjalan optimal.

 

Leave a reply "5 Tips Bayi Sehat Dalam Menjaga Kesehatan Pencernaan Bayi Usia 1-3 Tahun (Batita)"